Abstrak

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi sistem e-commerce guna memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan pengelolaan proses transaksi. King Audio Bandung dalam menjalankan aktivitas penjualannya masih menghadapi keterbatasan pada proses transaksi, pengelolaan data, pembayaran, pengiriman, retur, dan pelaporan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-commerce berbasis web menggunakan metode Prototype yang mampu mengintegrasikan proses bisnis penjualan secara end-to-end. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan strategi action research. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem dan proses bisnis yang berjalan. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan prototype, evaluasi dan penyempurnaan, implementasi, serta pengujian. Sistem yang dihasilkan mencakup pengelolaan produk, pemesanan, pembayaran, pengiriman, retur, dan pelaporan. Pengujian menggunakan Black Box Testing dilakukan terhadap 114 proses fungsional, dengan seluruh proses memperoleh status DITERIMA, sehingga tingkat keberhasilan pengujian mencapai 100% (114/114). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengintegrasikan proses transaksi utama hingga proses after-sales dalam satu sistem. Kontribusi penelitian terletak pada integrasi proses bisnis e-commerce dari produk, order, payment, shipping, return, hingga reporting yang divalidasi melalui pengujian fungsional secara komprehensif.